Tampilkan postingan dengan label sculptural art. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sculptural art. Tampilkan semua postingan

Biografi Michael Angelo 1475-1564



Michaelangelo Buonarroti' atau nama lengkapnya dalam bahasa Italia Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni (dalam bahasa Spanyol disebutMiguel Ángel; dalam bahasa Perancis disebut Michel-Ange, yang kurang lebih berarti Malaikat Mikail) (lahir 6 Maret 1475 – meninggal 18 Februari 1564 pada umur 88 tahun) adalah seorang pelukis, pemahat, pujangga, dan arsitek zaman Renaissance.

Ia terkenal untuk sumbangan studi anatomi di dalam Seni Rupa. Karyanya yang dianggap terbaik adalah Patung David, Pietà, dan Fresko di langit-langit Kapel Sistina.

Lahir dekat Arezzo, di Caprese, Toscana, Italia tahun 1475. Ayahnya Lodovico di Leonardo di Buonarotti di Simoni adalah seorang pegawai hukum di Caprese. Ibunya Francesca di Neri del Miniato di Siena. Keluarganya memiliki status kebangsawanan rendah.

Awal pembelajaran, pengaruh keluarga Medici

Ayahnya menginginkan agar Michaelangelo berkonsentrasi ke profesi yang dianggap lebih mapan, namun Michaelangelo menyukai seni rupa. Ia lalu dibina oleh Domenico Ghirlandaio (namun dengan suatu sebab Michaelangelo menolak hal ini) dan Bertoldo di Giovanni. Ghirlandaio kemudian merekomendasikannya kepada Lorenzo de Medici. Ia lalu membuat beberapa karya yang cukup mengagumkan (untuk usianya yang masih belasan tahun), namun belum mampu membuat namanya menjadi lebih terkenal, di antaranya:
Madonna de la Salsa (1490-1492)
Battle of the Centaurs (1491-1492)

Ciri perfeksionisme Michaelangelo mulai berkembang sejak kritik-kritik yang dilancarkan Lorenzo de Medici.

Revolusi Savonarola

Setelah Lorenzo de Medici wafat, penggantinya, Piero de Medici bukanlah orang yang disenangi oleh Michaelangelo. Ia kemudian keluar dari binaan keluarga Medici dan melanjutkan karya-karyanya sendiri. Kepemimpinan Piero de Medici yang lemah membuat kota Firenze dikepung pihak Republikan, dan keluarga Medici terusir dari kota Firenze.

Pada masa ini, Michaelangelo membuat beberapa karya, antara lain:
Wooden crucifix (1493) untuk gereja Santa Maria del Santo Spirito
Patung studi Hercules dari marmer

Runtuhnya kekuasaan keluarga Medici memberi celah bagi ajaran pendeta Savonarola yang menentang kembalinya unsur seni klasikisme ke dalam Gereja. Seni Klasik dianggap mengandung banyak demoralisme, di antaranya banyaknya unsur erotisme dan gayisme (kebetulan model-model karya seni yang banyak berada di gereja adalah lelaki).

Hal ini membuat Michaelangelo berusaha keluar dari pengaruh Firenze, dan berusaha menersukan profesinya di Venice, kemudian Bologna. Namun di dua kota ini, tidak ada satu pun yang mengenal kebesaran nama Michaelangelo.

Ia kemudian terlibat penipuan patung "The Lost Cupid" yang kemudian dibeli oleh pihak Gereja. Meskipun kemudian ketahuan, usahanya ini mendapat apresiasi dari Kardinal Raffaele Riario. Michaelangelo kemudian mendapat kepercayaan untuk membuat patung Bacchus. Namun kemudian patung ini diakui Michaelangelo sebagai pesanan Jacopo Galli.

Di bawah pengaruh Papacy

Di masa ini, karya-karya Michaelangelo mulai mendapatkan apresiasi yang baik. Dan pada tahun 1504, ia mulai mengerjakan karyanya yang paling terkenal, David yang kemudian dipajang di Piazza della Signoria. Karya ini dimaksudkan sebagai simbol kekuatan Republik atas ancaman dari faksi-faksi yang bertikai di daerah Romawi. Karya ini juga menjadi awal perseteruannya dengan Leonardo da Vinci yang menyarankan agar karya tersebut di tempat yang tidak terlalu mencolok.Pada November 1497, duta besar Perancis meminta Michaelangelo membuat Pietà, patung Bunda Maria yang menangisi kematian Yesus. Karya ini menjadi pelopor dicantumkannya nama pematung langsung di karya yang dibuat.

Sebagai pengakuan terhadap keahliannya, Michaelangelo dipanggil ke Roma pada tahun 1503 untuk menyelesaikan peristirahatan Paus sebelumnya. Tetapi proyek ini terlantar dengan ditugaskannya pembuatan Fresko di dinding Kapel Sistina.

Hal ini menjadi tantangan besar untuk Michaelangelo, sebab meskipun pernah mempelajari pembuatan Fresko pada masa Domenico Ghirlandaio, namun secara keahlian ia sama sekali bukan pelukis.

Fresko ini dikerjakan dalam periode 1508-1512 dengan satu bagian terakhir di ujung kapel yang belum diselesaikan hingga masa Paus Paulus III dimulai.

Kekuasaan Tahta Kepausan di Firenze

Pada tahun 1513, pengaruh Papacy di Firenze meningkat dengan naiknya salah satu anggota keluarga Medici, Paus Leo X. Ia ditugaskan untuk mengerjakan Facade Basilika San Lorenzo dengan imbalan yang sangat menarik. Namun keuangan keluarga Medici yang ambruk kemudian membuat karya ini terkesan setengah jadi. Salah satu bagian yang terkenal dari karya ini adalah patung Musa.

Pengaruh Tahta Kepausan akhirnya runtuh pada tahun 1527 dan keluarga Medici bangkrut, kemudian diikuti kembalinya kekuasaan Republik. Michaelangelo kemudian terlibat dalam perancangan perlindungan kota Florence dari kepungan dengan membuat desain benteng.

Namun usaha ini membuat dirinya dianggap sebagai pengkhianat keluarga Medici sehingga pada tahun 1530, ia meninggalkan Florence setelah kekuasaan Medici kembali.

Akhir riwayat hidup

Michaelangelo kembali mendapat kepercayaan untuk menyelesaikan bagian terakhir dari fresko Kapel Sistina, yaitu Pengadilan Terakhir. Karya ini kemudian menimbulkan kontroversi karena pengeksposan ketelanjangan.

Karya ini diperbaiki oleh asistennya Daniele da Volterraa dengan menambahkan lukisan kain penutup di bagian yang dianggap penting.

Michaelangelo meninggal pada 18 Februari 1564 di usia 88 tahun. Ia sempat membuat parodi Pietà, dengan mengganti Bunda Maria dengan sosok yang diduga adalah dirinya sendiri.
READMORE Share
 

Seni Ukir Indonesia

Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung (kruwikan) dan bagian-bagian cembung (buledan) yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian ini berkembang hinggadikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahanlain.

Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda (Neolitik), yakni sekitar tahun 1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia telahmembuat ukiran pada kapak batu, tempaan tanahliat atau bahan lain yang ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran pada zaman itu masih sangat sederhana.Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, dan lengkungan, dengan bahan tanah liat, batu,kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zaman yang lebih dikenal sebagai zaman perunggu, yaituberkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahan untuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitumenggunakan bahan perunggu, emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalahmenggunakan teknologi cor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu adalah motif meander, tumpal, pilin berganda, topeng, serta binatang maupun manusia. Motif meander ditemukan padanekara perunggu dari Gunung merapi dekat Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyung perunggudari kerinci Sumatera Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor, NTT. Motif pilinberganda ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejana perunggu darikerinci,Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. Nusa Tenggara, dan pada kapakperunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini menggambarkan muka dan mata orang yang memberikekuatan magis yang dapat menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dariSangean.

Setelah agama Hindu, Budha, Islam masuk ke Indonesia, seni ukir mengalami perkembangan yang sangatpesat, dalam bentuk desain produksi, dan motif. Ukiran banyak ditemukan pada badan-badancandi danprasasti-prasasti yang di buat orang pada masa itu untuk memperingati para raja-raja. Bentuk ukiran jugaditemukan pada senjata-senjata, seperti keris dan tombak, batu nisan, masjid, keraton, alat-alat musik,termasuk gamelan dan wayang. Motif ukiran, selain menggambarkan bentuk, kadang-kadang berisitentang kisah para dewa, mitos kepahlawanan, dll. Bukti-bukti sejarah peninggalan ukiran pada periodetersebut dapat dilihat pada relief candi Penataran di Blitar, candi Prambanan dan Mendut di Jawa Tengah.

Saat sekarang ukir kayu dan logam mengalami perkembangan pesat. Dan fungsinyapun sudah bergeserdari hal-hal yang berbau magis berubah menjadi hanya sebagai alat penghias saja.pada ukiran kayumeliputi motif Pejajaran, Majapahit, Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura, Cirebon, Surakarta,Yogyakarta, dan berbagai macam motif yang berasal dari luarJawa. Motif-motif
READMORE Share
 

Seni Ukir

Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, Ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain:

a. Fungsi hias, yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu.

b. Fungsi magis, yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.

c. Fungsi simbolik, yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual.

d. Fungsi konstruksi, yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan.

e. Fungsi ekonomis, yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda.



Menurut Zilmi (2000 : hal 1.2) di tinjau dari aspek sejarahnya bangsa Indonesia mulai mengenal ukiran sejak zaman batu muda (Neolitikum) yakni sekitar tahun 1500 sebelum masehi pada zaman itu nenek moyang bangsa Indonesia telah mampu membuat ukiran pada kapak batu, tampah tanah liat atau bahan lainya yang ditemukan lainnya.Menurut Soemarjadi (1991 : 50) menjelaskan bahwa perekembangan ukir Indonesia kian meningkat setelah masuknya agama hindu dan budha pada abad XX hal ini terbukti dengan banyaknya peninggalan candi-candi yang banyak dihiasi dengan ornamen-ornamen yang dipahatnya
READMORE Share
 

Seni patung modern

Seni patung adalah salah satu dari perwujudan sculpture disamping relief. Dalam Ensiclopedia Britanica (1968:vol 20) dijelaskan bahwa; “Sculpture may be broadly defined as the art of representing observed or imagined objects in solid materials and in three dimension. There are two generals types: 1. Statuary, in which figures are shown in the round. 2. Relief, in which figures project from a grounds”. Dari kutipan di atas dinyatakan bahwa sculpture itu adalah karya seni yang dapat diamati dalam ujud tiga dimensi (trimatra). Ada dua tipe yang termasuk sculpture yaitu; (1) Patung, yang dapat diamati dari segala sisi, (2) Relief, motifnya menonjol dari sebuah bidang datar (flat background). Selanjutnya, Hal yang sama juga disampaikan oleh (Richardson, 1980:353) bahwa; “patung dapat dilihat dari berbagai arah (freestanding statues) dan berbeda dengan relief yang tidak dapat dilihat dari berbagai arah”. Kemudian Muchtar (1985:3) menjelaskan bahwa: Seni patung terwujud dalam bentuk tiga dimensional. Dimensi ketiga itulah yang senantiasa menjadi garapan pematung, yaitu ‘kedalaman’ bentuk. Pada seni patung, bentuk disebabkan karena ada volime, padat atau hampa. Ia dapat dilihat dari segala sudut. Keadaan ini membuat seni patung memiliki serba muka (multi surface): muka-belakang-samping-atas-bawah, atau dapat pula dikatakan, semua adalah muka, semua adalah belakang, semua adalah samping, semua adalah atas, semua adalah bawah.

Sedangakan penggunaan kata “modern” dalam tulisan ini dimaksudkan sebagai takaran waktu yang dapat diukur dalam satuannya, atau/dan terkait dengan takaran suatu fenomena di suatu tempat yang bisa dibedakan dengan konsep-konsep sebelumnya. Menurut Read (1964:11-12) dalam bukunya A Concise History of Modern Sculpture menjelaskan; “istilah ‘modern’ telah digunakan berabad-abad untuk menyatakan suatu gaya yang telah memutuskan diri dari tradisi, dan mencari bentuk-bentuk yang sesuai dengan rasa dan akal suatu abad baru”. Menurut Soedarso Sp. (2000:4) bahwa: Satu syarat yang masih dituntut oleh seni modern yang bahkan merupakan ciri khasnya, ialah “kreativitas”. Dari sebuah perkataan ini tercantum beberapa sifat yang merupaka gejala-gejalanya. Oleh karena itu untuk menghindarkan istilah ‘modern’ yang bermuka banyak itu ada yang menamai seni modern tersebut dengan istilah “seni kreatif”.

Sulit memang mengambil pengertian “seni patung modern” kalau dihubungkan dengan takaran waktu dan fenomena yang memutuskan diri dari mata rantai tradisi. Hal ini menurut Soedarso Sp. (2000:2), bahwa;istilah “modern” tidak selalu dihubungkan dengan waktu. Sarah Newmeyer misalnya, walaupun terasa agak absurd, menulis dalam bukunya bahwa seni modern itu boleh jadi berupa gambar bison yang digoreskan 20.000 tahun yang lalu dan boleh jadi juga karya Picasso yang diselesaikan pagi ini”. Dari pendapat ini jelaslah bahwa ia menggunakan istilah modern tersebut tidak dalam hubungannya dengan kronologi melainkan untuk dimaksudkan untuk menamai sesuatu kelompok karya yang memiliki sifat tertentu. Maka sifat-sifat tertentu itulah yang harus dicari; apa sesungguhnya yang dapat dipandang sebagai ciri khas seni modern sehingga dengan mudah akan dapat dikenali mana yang bisa digolongkan dalam seni modern dan mana yang tidak.

Walaupun sulit, di dasari oleh beberapa pendapat seperti yang telah disampaikan di atas, maka yang dimaksudkan dengan seni patung modern dalam tulisan ini adalah karya seni yang dapat diamati dalam bentuk tiga dimensi (trimatra), dan terkait dengan suatu takaran fenomena yang memutuskan diri dari mata rantai tradisi dan semata-mata didorong oleh ekspresi serta didukung dengan berbagai faktor terbentuknya proses daya kreatif seniman untuk mengungkapkan perasaan melalui bentuk tiga dimensinya.

Ada dua kata kunci dalam pengerti seni patung modern seperti yang telah disampaikan di atas, yaitu kata ‘bentuk’ dan kata ‘kreatif’. kata bentuk sebagai kata kunci pertama pada pengertian seni patung modern ini, menurut (But Muchtar dalam Soedarso Sp. et al., 1992:23) menjelaaskan bahwa “bentuk pada seni patung merupakan perwujudan seni rupa yang paling kongktir dapat diterima oleh indera manusia; bentuk patung adalah utuh, dan tidak ada bagian yang tidak dapat dilihat oleh idera mata, tidak ada bagian sekecil apapun dari patung yang luput atau tersembunyi”. Lebih lajut, seni patung sebagai anak cabang dari seni, menurut (Read dalam Soedarso Sp., 2000:1) mempertegas bahwa; secara sederhana seni dapat didefinisikan sebagai usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenagkan. Bentuk yang sedemikian itu memusatkan kesadaran keindahan kita dan rasa indah ini terpenuhi bila kita bisa menemukan kesatuan yang harmoni dalam hubungan bentuk-bentuk dari kesadaran persesi kita.

Sedangkan pengertian kata “kreatif adalah proses yang menghasilkan sesuatu yang baru, apakah suatu gagasan atau suatu objek dalam suatu bentuk atau susunan yang baru” Hurlock dalam Munandar (1988:2-5). Berdasarkan pengertian kata kreatif sebagai kata kunci kedua tesebut, melalui daya kreatifnya, seorang pematung senantiasa mencari dan mewujudkan bentuk, dan melalui bentuk itu pulalah penikmat dan pengamat diantar untuk mengerti, atau lebih tepatnya untuk merasakan apa yang “dibungkus” oleh bentuk itu sendiri.
READMORE Share
 

Pengertian seni rupa terapan



Seni rupa terapan adalah hasil karya seni rupa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan mempunyai fungsi atau manfaat. Fungsi karya seni rupa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi estetis dan fungsi praktis. Fungsi estetis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia tentang rasa keindahan. Misalnya lukisan, patung,dan benda hias. Fungsi praktis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia akan benda pakai. Misalnya vas bunga, kursi ukir, dan bingkai foto.

Selain itu kaya seni rupa terapan juga dibedakan menjadi 3, yaitu hasil karya ukiran, hasil karya patung, dan hasil karya batik.

Menurut hasil karya ukiran, contoh benda-bendanya adalah ukiran kayu dari Jepara dan ukiran kayu dari Bali.

Menurut hasil karya patung, contoh benda-bendanya adalah patung kayu dari suku Asmat, patung batu Pangeran Diponegoro, dan Patung kayu dari Bali.

Menurut hasil karya batik, contoh benda-bendanya adalah baju, sprei, kain, gorden, dll .
READMORE Share
 

10 Seniman / Pelukis Terkenal di Dunia

1.Michaelangelo Buonarroti


Atau nama lengkapnya dalam bahasa Italia Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni (dalam bahasa Spanyol disebut Miguel Ángel; dalam bahasa Perancis disebut Michel-Ange, yang kurang lebih berarti Malaikat Mikail) (6 Maret, 1475 – 18 Februari, 1564) adalah seorang pelukis, pemahat, pujangga, dan arsitek zaman Renaissance.
Ia terkenal untuk sumbangan studi anatomi di dalam Seni Rupa. Karyanya yang dianggap terbaik adalah Patung David, Pietà, dan Fresko di langit-langit Sistine’s Chapel.

2.Rembrandt Harmenszoon van Rijn


(15 Juli 1606 – 4 Oktober 1669) adalah pelukis Belanda yang merupakan salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Rembrandt dikenal dengan keahliannya memanipulasi ekspos cahaya terhadap objek sehingga memberikan efek tertentu di dalam lukisan.
Rembrandt juga sering membuat karya-karya grafis dan gambar. Kontribusinya yang besar terhadap seni rupa terjadi pada era keemasan Belanda (sekitar abad 17).

3.Pablo Ruiz Picasso


>
(lahir 25 Oktober 1881 – meninggal 8 April 1973 pada umur 91 tahun) adalah seorang seniman yang terkenal dalam aliran kubisme dan dikenal sebagai pelukis revolusioner pada abad ke-20. Jenius seni yang cakap membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet sampai tata panggung. Lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 dengan nama lengkap Pablo (or El Pablito) Diego José Santiago Francisco de Paula Juan Nepomuceno Crispín Crispiniano de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Ruiz Blasco y Picasso López. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama Maria Picasso Lopez.


4.Leonardo da Vinci


(lahir di Vinci, propinsi Firenze, Italia, 15 April 1452 – meninggal di Clos Lucé, Perancis, 2 Mei 1519 pada umur 67 tahun) adalah arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe “manusia renaisans” dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna.Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner.




5.J. M. W. Turner


Joseph Mallord William Turner RA (1775 -1851) adalah seorang pelukis pemandangan Romantis Inggris, watercolourist zaman Renaisans. Turner dianggap sebagai tokoh kontroversial pada zamannya, namun kini dianggap sebagai seniman yang tinggi lukisan pemandangan ke rivalling eminensia lukisan sejarah.Walaupun terkenal karena lukisan minyak, Turner juga merupakan salah satu guru terbesar cat air Inggris lanskap lukisan. Dia dikenal sebagai “pelukis cahaya”dan karya-karyanya dianggap sebagai pengantar Romantis impresionisme.




7.Claude Monet(1840-1926)


Monet lahir dari pasangan Adolphe dan Louise-Justine Monet di 45 Rue LaffitteAwal April 1851 Monet memasuki sekolah Le Havre. Ia segera terkenal dengan karikatur-karikatur carchoalnya, yang sering dipajang dan dijual seharga 10 hingga 12 francs
ia meninggal akibat katarak pada tanggal 5 Desember 1926 pada umur 86 dan dikuburkan di pemakaman gereja Giverny.

8.Auguste Rodin(1840-1917)


adalah seorang pematung Perancis. Meskipun umumnya dianggap Rodin nenek moyang patung modern, ia tidak berangkat untuk memberontak terhadap masa lalu. Ia dididik secara tradisional, pengrajin mengambil pendekatan seperti pekerjaannya, dan pengakuan akademis yang diinginkan, meskipun dia tidak pernah diterima di sekolah terkemuka seni Paris. Ia memiliki kemampuan unik untuk model yang kompleks, bergolak, sangat mengantongi permukaan tanah liat. Bakat Rodin yang menonjol adalah patung dikritik terus terang selama masa hidupnya.

9.Jan Van eyck (1390-1441)


adalah seorang pelukis Flemish aktif di Bruges dan dianggap salah satu yang terbaik di Eropa Utara pelukis dari abad ke-15.




10.Pieter Pauwel (Peter Paul) Rubens(1577–1640)


adalah seorang pelukis. Banyak orang melihatnya sebagai salah satu pelukis Flem dan Eropa paling terkenal pada abad ke-17. Ia melukis dengan gaya Baroque. Banyak lukisannya memiliki sentuhan sensual, beberapa diantaranya dianggap erotis.
READMORE Share
 

10 Patung Terkenal di Dunia

10

Bronze David

Dubuat pada tahun 1440 oleh Donatello (1386-1466), Perunggu David adalah salah satu patung yang paling terkenal saat ini. Hal ini penting sebagai karya pertama selama periode Renaissance, danyang patung pertama dengan wujud laki-laki telanjang jaman dahulu. Ini menggambarkan Davidmuda dengan senyum misterius, berpose dengan kaki di atas kepala Goliat severed tepat setelahmembunuh raksasa. Pemuda ini berdiri telanjang, selain dari hat-salam atasnya dan sepatu, dia membawa pedang Goliat.



9. Savannah Bird Girl Statue


Patung yang dikenal sebagai Bird Girl ini diciptakan pada tahun 1936 oleh ahli patung wanita SylviaShaw Judson (1897-1978) di Lake Forest, Illinois. Ia mencapai ketenaran ketika ditampilkan disampul novel Mid Night 1994 di Garden of Good and Evil. Patung ini diukir di Ragdale, rumah musim panas keluarganya. Burung Girl dari perunggu dan berdiri setinggi 50 inci. Dia adalah wujud dariseorang gadis muda yang mengenakan gaun sederhana dan berekspresi sedih atau kontemplatif,dengan kepala miring ke kiri. Dia berdiri lurus, sikunya tersandar pinggang saat dia mengangkat duamangkuk dari sisi tubuhnya. Mangkuk sering digambarkan oleh pemirsa sebagai "feeders bird."



8

The Discus Thrower
The Coki Discus, atau main cakram, adalah patung perunggu terkenal Yunani dan yang aslinya telah hilang dan patung itu masih belum diketahui. The Discus Thrower selesai dibuat menjelang akhirperiode berat (460-450 SM). Hal ini dikenal melalui salinan berbagai Romawi, yang ada di marmer,seperti, Discopolus Palombara, atau versi skala kecil di perunggu. Seperti biasa, di cabang olahraga atletik Yunani, Pelempar Cakram benar-benar telanjang.


7. The Kiss

The Kiss adalah patung marmer buatan tahun 1889 oleh pemahat Auguste Rodin Perancis (1840-1917). Patung ini memiliki cerita yang menarik. Menggambarkan wanita bangsawan Italia abad ke-13 yang diabadikan di Dante's Inferno dia jatuh cinta dengan suami kakak Giovanni Malatesta mudanya Paolo. Setelah jatuh cinta saat membaca kisah Lancelot dan Guinevere, pasangan ditemukanterbunuh oleh suami Francesca's. Dalam patung, terdapat buku yang dapat dilihat di tangan Paolo.Bibir pasangan itu tidak benar-benar menyentuh pada patung untuk menunjukkan bahwamerekasedang terganggu dan mereka akan bertemu kematian mereka tanpa bibir mereka pernahsaling tersentuh. Ketika kritikus pertama kali melihat patung itu pada tahun 1887, mereka menyarankan judul Le Baiser (The Kiss) kurang spesifik.

6 . Hermes and The Infant Dionysus

Hermes dan Bayi Dionysus, juga dikenal sebagai Hermes Praxiteles atau Hermes dari Olympusadalah sebuah patung Yunani kuno Hermes dan bayi Dionysus ditemukan tahun 1877 di reruntuhanKuil Hera di Olympia. Sekarang ditampilkan di Museum Arkeologi Olympia. Secara tradisionalpatung ini dikaitkan dengan Praxiteles pada abad ke-4 SM.
5.  Lady Justice


The Lady Justice Sculpture adalah salah satu patung yang sangat dikenal di dunia. Patung ini begitu banyak menghiasi gedung-gedung pengadilan di seluruh dunia sehingga telah membuatnya menjadisalah satu patung yang populer. Patung ini memiliki banyak nama, seperti Scales of Justice danBlind Justice, tetapi yang paling umum dikenal adalah Lady Justice. Patung zaman Yunani danRomawi kuno yang digambarkan sebagai Dewi keadilan dan hukum.

4. Pieta


Dibuat oleh Michelangelo (1475-1564), Pieta menggambarkan Perawan Maria memegang Kristussatu-satunya son of Jesus dalam pelukannya. Sebelum mematung Pieta, Michelangelo bukanlahseniman yang sangat terkenal. Dibuat dari lempengan marmer dan memakan waktu 2 tahun,Michelangelo benar-benar membuat patung yang paling indah yang pernah ia buat.

3. The Thinker


Dibuat oleh Auguste Rodin, patung terkenal "The Thinker." Awalnya bernama Si Penyair, bagian itu adalah bagian dari sebuah komisi oleh Musée des Arts Décoratifs, Paris untuk membuat sebuahportal yang monumental untuk pajangan di pintu museum. The Thinker awalnya dimaksudkan untuk menggambarkan Dante di depan Pintu Neraka, yang sedang merenungkan puisi yang besar.(Miniatur patung tersebut duduk di atas gerbang, merenungkan nasib neraka dan orang-orang di dalamnya.).
2. Venus de Milo


Venus de Milo patung ini diciptakan sekitar tahun 100 sampai 130 SM diyakini menggambarkanAphrodite (Venus ke Roma) dewi cinta dan keindahan asal Yunani. Terbiuat dari marmer, sedikit lebih besar dari ukuran manusia nyata yaitu 203 cm (6 ft 8 in) tinggi. Dengan lengan dan alas aslitelah hilang. Patung ini sekarang berada di Museum Louvre di Paris. Hebatnya, patung ini ditemukan secara tidak sengaja di sebuah ladang petani.

1 . David

"David" adalah sebuah karya patung Renaissance yang diciptakan antara 1501 dan 1504, olehseniman Italia Michelangelo. Ukurannya adalah 5,17 meter (17 kaki) patung seorang laki-laki berdiritelanjang yang dibuat dari bahan marmer. Patung tersebut merupakan pahlawan Alkitab, David.Awalnya dibuat sebagai salah satu seri yang akan dipajang di Florence Cathedral, patung itudiresmikan pada tanggal 8 September 1504. Patung ini dipindahkan ke Galeri Academia di Florencepada tahun 1873.
READMORE Share
 

Seni Rupa Murni


Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni atau seni murni, kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.
Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts.
Karya Seni rupa murni adalah cabang Seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Seni Rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu Seni Rupa murni, kriya, dan desain. Seni Rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.
Dalam pembelajaran seni rupa, peranan seni murni, kriya, maupun desain bersifat saling melengkapi dan saling berkaitan. Pembelajaran seni rupa dapat dilakukan dengan pendekatan studio, misalnya studio seni lukis, seni patung, seni grafis, dan kriya. Pembelajaran seni rupa dapat juga dipisahkan menjadi kegiatan pembelajaran seni rupa murni, kriya, dan desain.
Secara kasar terjemahan Seni Rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian Seni Rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts
Program Studi Seni Rupa murni merupakan program studi dibidang Seni Rupa yang awalnya berangkat dari pemahaman tradisi “Fine-Art”. Sebuah tradisi yang berkembang dari wacana Modernism yang mempunyai struktur dan bentuknya sendiri, tidak bertujuan praktis (guna keseharian). Suatu bahasa Seni Rupa yang berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Lingkup pendidikan Program Studi secara garis besa Seni Rupa Murni rnya memberikan kemampuan (metode) berlatih dan belajar berpikir melalui (secara) Rupa dengan logika Rupa yang menghubungkan kepekaan dan struktur, proses kreatif dan sistem perancangan serta kaidah estetik dan teknologi, ditunjang dengan wacana ilmu-ilmu sosial dan kebudayaan.

READMORE Share
 

Seni Patung Romawi Kuno

Romawi Yunani Klasik
   Seni patung klasik Eropa merujuk pada seni patung dari zaman Yunani Kuno, Romawi kuno serta peradaban Helenisasi dan Romanisasi atau pengaruh mereka dari sekitar tahun 500 SM sampai dengan kejatuhan Roma di tahun 476 AD, istilah patung klasik juga dipakai untuk patung modern yang dibuat dengan gaya klasik. Patung-patung klasik Eropa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
   Figur badan penuh: berupa laki-laki muda atletis atau wanita telanjang.
Portrait: menunjukkan tanda-tanda usia atau karakter yang kuat.
Memakai kostum serta atribut dewa-dewi klasik
Peduli dengan naturalisme didasari dengan observasi, seringkali memakai model sungguhan.
   Bentuk patung telanjang biasanya diterima secara luas oleh masyarakat, didasari pada lamanya tradisi yang mendukungnya. Tapi adakalanya, ada yang berkeberatan dengan tema ketelanjangan ini, biasanya dari kalangan fundamentalis moral dan relijius. Contohnya, beberapa patung Yunani koleksi Vatikan dihilangkan penisnya.

Seni Romawi berkembang dari seni bangsa Etruska, karenanya pada masa awal, seni Romawi sangat mirip dengan seni Etruska. Maka dari itu, seni Romawi juga berhubungan erat dengan seni Yunani. Roamwi baru memiliki seni dengan ciri khas sendiri sejak sekitar tahun 500 SM dengan berdirinya Republik Romawi. Bangsa Yunani lebih tertarik pada konsep yang ideal, yaitu makhluk-makhluk yang indah dan sempurna, sedangkan bangsa Romawi lebih tertarik pada realitas. Bangsa Romawi senang membuat patung yang menggamabarkan tokoh tertentu dengan sangat mirip dan realistis.

READMORE Share
 

Seni Paskah / Easter art

Budaya Seni Melukis Telur Paskah    Telur Paskah merupakan simbol atau maskot utama dalam perayaan paskah umat kristiani. Sejarah dari telur paskah adalah pada masa Kristen telur paskah menjadi symbol sukacita paskah,yaitu karena, dulu telur merupakan salah satu makanan pantang selama masa prapaskah, kaum beriman sejak awal telah mewarnai telur-telur Paskah dengan warna-warna cerah,meminta berkat atasnya,menyantapnya, serta memberikannya kepada kerabat sebagai hadiah paskah.        Tradisi telur paskah berkembang di antara bangsa eropa dan asia segera sesudah mereka masuk Kristen.Ritual Romawi mempunyai tata cara khusus untuk pemberkatan telur-telur paskah :“ Kami Mohon Kepada-Mu, ya Tuhan, untuk menganugerahkan kuasa-Mu atas telur – telur ini,menjadikannya makanan yang sehat bagi umat beriman,yang dengan penuh syukur menyantapnya demi menghormati kebangkitan Tuhan kami Yesus Kristus.”

       Pada abad pertengahan, menurut tradisi telur-telur paskah dibagikan pada Hari Raya Paskah kepada semua pelayan. Terdapat catatan bahwa Raja Edward I dari Inggris(1307) memerintahkan agar 450 butir telur direbus menjelang paskah, diberi warna atau dibungkus dengan daun keemasan, yang kemudian akan dibagi kepada seluruh anggota keluarga kerajaan pada Hari Raya Paskah.


    Seiring dengan perkembangan zaman, Telur Paskah menjadi tradisi juga kesenian pada perayaan paskah, seni melukis,mewarnai dan seni ukir telur paskah menjadi tren pada saat perayaan paskah. Telur paskah telah lama menjadi tradisi juga media untuk mengapresiasikan bakat seni dari seniman maupun kaum awam yang ikut merayakan paskah.


      Tradisi paskah adalah dengan menggunakan telur ayam dicelup atau dicat, tapi kebiasaan modern adalah untuk menggantikan telur cokelat atau telur plastik berisi permen dengan kacang jeli. Telur ini sering tersembunyi, diduga oleh kurangnya telur di hari Paskah, karena anak-anak menemukan telur di hari paskah. Jika tidak, umumnya ditempatkan dalam keranjang jerami atau dibuatankan sarang, seperti menyerupai sarang burung.



Share



READMORE Share
 
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN