Theater (Seni Peran)

Teater adalah sebuah jenis seni peran yg kadang menggunakhan lakon.teater adalah jenis kesusastraan yg umumnya di tulis untuk di peran khan.

adapun beberapa unsur dlm teater antara lain:

*musik yg bersifat plastis

*bahasa yg meraung-raung

*gerak yg mengikuti ritme cerita.

ada yg berpendapat,bahwa pertunjukhan teater harus di anggap sbg gabungan beberapa tek`s dengan kode masing-masing.
misalnya pemain,membangun sebuah teks tersendiri dgn code khusus,sedangkhan ruang panggung membangun sebuah teks lagi,dan harus di baca bersama.jd penonton d buat bertanya-tanya dan mencari arti atau pemahaman menurut mrk sendiri.

Hipotesa teks pertunjukhan yg terdiri dari beberapa teks,memungkinkhan kita untuk memahami teater modern yg kadang menolak prinsip kepaduan dalam pertunjukhan.dan kadang membuat kita bertanya-tanya apa maksud, & hubungannya.

kmudian ada juga Anne Ubersfeld (1981 :24) yg mengkasifikasikhan unsur-unsur panggung k dalam beberapa kategori,yakni:

1.suara - intonasi :

kedua unsur ini berkaitan dgn pengucapan,yaitu cara berujar para pemainnya.cara berujar meliputi tinggi rendahnya nada suara serta intensitas volume suara & intonasi.kerena hal itu menentukhan penafsiran penonton thdp pesan yg disampaikhan tokoh,selain merangkainya dgn cerita.
tujuan berucap yg kadang terkesan tidak wajar itu adalah,menyadarkhan penonton bahwa mereka sedang menonton drama.
dan fungsi intonasi spt itu adalah:
*menunjukkan kekhasan tokoh.
*menunjukkhan kekhasan golongan masarakat tertentu.
*menunjukkan kesenjangan antara tokoh dgn perannya atau dgn lingkungannya.
fungsi yg berkaitan dgn karakter tokoh,atau bersifat individual,misalnya:Arjuna,yg memiliki cara bicara yg kalem serta datar.

2.Mimik - Tingkahan - Gerak:

unsur kedua jg sangat berklaitan dg pengucapan,karena dpt menyertai cakapan,yg kadang mendahului atau bersamaan,dgn ujaran.
selain itu mimik,tingkah,gerak jg dapat di baca sebagai sebagai sebuah kata.misalnya:menunjuk sesuatu tanpa berkata "itu" atw "ini".adapun kadang kita jg bisa membaca mimik yg menggambarkhan "sedih",tanpa harus tokoh mengatakhan sedih.

3.Rias wajah - Rambut - Kostum.

yg berefungsi membuat,sebuah karakter tokoh lebih terkesan mudah di artikan oleh penonton.
misalnya:tokoh R.A Kartini,yg identik memakai sanggul,kebaya,jarik.

4.Properti - Dekor.

properti,dekor bkn hanya bersifat sebagai pelengkap,tapi jg menghasilkhan suatu makna simbolis.contoh:"pohon" yg menggambarkhan suasana di hutan,tersesat,dll.
di samping itu dlm properti,dekor jg ada tata cahaya,yg membantu menghidupkhan suasana.

5.Musik - Bunyi-bunyian. Share

Penulis : Dison Lumingkewas ~ || Dunia Seni

Artikel Theater (Seni Peran) ini dipublish oleh Dison Lumingkewas pada hari Sabtu, 28 April 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Theater (Seni Peran)
 

0 comments:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN