Tarian Khas Daerah Indonesia

Sebagai negara kepulauan yaitu dengan jumlah pulau yang banyak dan saling terpisah satu sama lain oleh perairan membuat indonesia kaya akan seni dan budaya, indonesia memiliki banyak kesenian yang fenomenal dan terkenal di Dunia sehingga menjadi daya tarik bagi turis-turis mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. sakah satu hal yang menjadi tujuan turis asing tertarik berwisata ke indonesia adalah seni tari yang dimiliki setiap daerah-daerah.
     berikut adalah beberapa tarian khas daerah yang dimiliki oleh indonesia :

1. Tari Kabasaran
Tari Kabasaran / Minahasa / Sulawesi Utara

     Tari kabasaran adalah salah satu tarian khas daerah Minahasa, merupakan tarian keprajuritan,diangkat dari kata wasal, yang berarti, ayam jantan yang dipotong jenggernya agar menjadi lebih garang dalam bertarung.

2. Tari Pendet
Tari Pendet / Bali


     Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius.

3. Tari Cakalele
Tari Cakalele / Maluku
   Cakalele merupakan tarian tradisional Maluku yang dimainkan oleh sekitar 30 laki-laki dan perempuan. Para penari cakalele pria biasanya menggunakan parang dan salawaku sedangkan penari wanita menggunakan lenso (sapu tangan). Cakelele merupakan tarian tradisional khas Maluku.


4.Tari Jaipong

Tari Jaipong / Jawa Barat

    Jaipongan adalah seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira. Ia terinspirasi pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan atau Bajidoran atau Ketuk Tilu. Sehingga ia dapat mengembangkan tarian atau kesenian yang kini di kenal dengan nama Jaipongan. 

5. Tari Piring
Tari Piring / Sumatra Barat
    Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang adalah salah satu seni tari tradisonal di Minangkabau yang berasal dari kota Solok (Kota kelahiran Emak saya nih), provinsi Sumatera Barat. Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring sebagai media utama. Piring-piring tersebut kemudian diayun dengan gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa terlepas dari genggaman tangan. 

6. Tari Topeng

Tari ini berasal dari Jakarta. Merupakan salah satu tarian di tatar Parahyangan. Disebut tari topeng, karena penarinya menggunakan topeng disaat menari. Tari topeng ini sendiri banyak sekali ragamnya, dan mengalami perkembangan dalam hal gerakan, maupun cerita yang ingin disampaikan.

7. Tari Reog Ponorogo

    Adalah sebuah tarian rakyat yang melibatkan 30 s.d. 45 penari. Tarian ini menggambarkan cerita istana raja milik ratu kerajaan Kediri. Dalam perjalanan dari kerajaan Bantarangin ke Kediri mengalahkan segerombolan harimau dan merak yang dipimpin oleh Singobarong.

8. Tari Cendrawasih

    Yang ini dari timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat,Irian Jaya.Sebenarnya ada juga tari cendrawasih dari Bali.Tari Cendrawasih ini menggabarkan gerakan burung Cendrawasih. Dengan penarinya laki-laki dan terkadang perempuan yang dipadu dengan pakaian adat dari daerah Indonesia Timur.


Berikut Tarian-tarian lainnya:



  • Aceh: Saman,       Seudati
  • Sumatera Utara: Tortor (batak Toba & Simalungun), Tari Sapu Tangan , Tari Adok Tari Anak , Tari Pahlawan , Tari Lagu Duo , Tari Perak , Tari Payung (Pesisir Sibolga/Tapteng)
  • Riau: Persembahan, Zapin, Rentak Bulian, Serampang Dua Belas
  • Kepulauan Riau: Madah Gurindam
  • Sumatera Barat: Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, Tari Randai, Tari Lilin
  • Jambi: Sekapur Sirih, Selampit Delapan
  • Bengkulu: Andun, Bidadei Teminang
  • Sumatera Selatan: Bekhusek, Tanggai
  • Lampung: Bedana, Sembah, Tayuhan, Sigegh, Labu Kayu
  • Jawa: Bedaya, Kuda Lumping, Reog
  • Bali: Kecak, Barong/ Barongan, Pendet
  • Maluku: Cakalele, Orlapei, Katreji
  • Betawi: Yapong
  • Sunda: Jaipong, Tari Topeng
  • Timor NTT: Likurai, Bidu, Tebe, Bonet, Pado'a, Rokatenda, Caci
  • Sulawesi Selatan: Tari Pakkarena, Tarian Anging Mamiri, Tari Padduppa, Tari 4 Etnis
  • Sulawesi Tengah: Dero
  • Gorontalo: Tari Saronde , Tari Elengge ,Tari Dana-Dana ,Tari Polopalo ,Tari Pore-Pore
  • Irian Jaya: Musyoh, Selamat Datang, Yosim Pancar
  • Nias: Famaena



Share
Share

Penulis : Dison Lumingkewas ~ || Dunia Seni

Artikel Tarian Khas Daerah Indonesia ini dipublish oleh Dison Lumingkewas pada hari Rabu, 18 April 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Tarian Khas Daerah Indonesia
 

0 comments:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN